Persiapkan Pernikahan Tanpa Menjadi Bridezilla

Persiapkan Pernikahan Tanpa Menjadi Bridezilla

Merupakan hal yang biasa, jika banyak calon pengantin perempuan bakal berubah menjadi Bridezilla ketika sedang merencanakan pernikahan yang membutuhkan proses yang panjang. Seperti dilansir dari Psychology today, bridezilla syndrome berawal dari seseorang yang berubah menjadi sangat sensitif karena rasa takut akan ketidaksesuaian pernikahannya dengan apa yang dia harapkan.

Biasanya ketika perempuan lebih dominan dalam mempersiapkan pernikahan, tekanan yang didapatkan menjadi lebih besar. Nah, perasaan tersebut tidak jarang membuat calon mempelai perempuan menangis, marah bahkan kesal tanpa alasan karena terlalu banyak kekhawatiran dan ketakutan yang dirasakan.

Jika Ami tidak ingin menjadi seorang bridezilla, coba ikuti langkah-langkah ini:

Jangan Membandingkan

Bukan hanya pesta yang besar dan meriah, pernikahan adalah acara yang sakral. Karena itu setiap pernikahan pasti istimewa, baik berlangsung megah atau sederhana. Ami tidak perlu membandingkan dengan orang lain karena setiap pernikahan memiliki konsep tersendiri. Fokus pada persiapan yang matang agar pernikahan Ami berlangsung khidmat dan lancar.

Tidak Ada yang Sempurna

Segala hambatan, baik yang sengaja atau tidak sengaja terjadi merupakan hal yang tidak bisa Ami prediksi. Hujan ketika acara berlangsung atau panitia pernikahan yang tidak bisa datang karena sakit bisa saja terjadi saat hari pernikahan. Ada baiknya, buat langkah untuk mempersiapkanya ketika merencanakan pernikahan. Hal tersebut bertujuan agar Ami bisa mencegah atau setidaknya meminimalkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Setiap Masalah Ada Solusinya

Salah satu penyebab bridezilla adalah ketika kecemasan akan kehidupan setelah menikah. Sebaiknya berpikir bahwa semua masalah yang nantinya Ami akan dihadapi setelah menikah akan mudah dilewati jika Ami dan pasangan saling mendukung dan menghargai satu sama lain. Selalu berpikir positif jika Ami dan pasangan memang ditakdirkan bersama sehingga pasti bisa melalui berbagai masalah kehidupan selanjutnya.

Berikan Pilihan Konsep pada Keluarga

Tidak hanya dari dalam diri sendiri saja, bridezilla juga bisa datang dari luar, salah satunya keluarga. Untuk mengatasinya, Ami dan pasangan bisa memberi penjelasan secara detail tentang konsep pernikahan kepada keluarga. Sebaiknya, beri pilihan konsep agar keluarga bisa memilih mana yang lebih baik, tapi tidak jauh melenceng dari rencana yang Ami inginkan ya. Usahakan konsep juga tidak keluar dari kebiasaan keluarga agar tidak terjadi konflik. Pendapat keluarga juga pasti memiliki sisi baik untuk pernikahan Ami dan pasangan.

Santai Sejenak

Ketika berbagai kepenatan dirasakan selama memepersiapkan pernikahan, sebaiknya santailah sejenak agar suasana hati kembali membaik dan bersemangat. Cobalah untuk berlibur, tidak perlu ke tempat yang jauh, Ami dapat menginap di hotel dalam kota atau mencari tempat wisata yang tidak terlalu jauh. Bisa jadi bakal memunculkan ide-ide baru untuk pesta pernikahan Ami.

Tidak susah kan untuk mebgikuti langkah-langkah di atas? Karena menikah adalah hari bahagia.

 

 

Spread the love...