Merawat Gaun Pernikahan dari Bahan yang Dipakai

merawat gaun pernikahan

Selain menyewa, membeli atau memesan sendiri gaun pernikahan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk calon pengantin. Tidak hanya dipakai saat acara pernikahan saja, Ami bisa menyimpannya sebagai kenang-kenangan, bahkan diwariskan kepada anak cucu suatu hari nanti.

Jangan sepelekan saat Ami merawat gaun pernikahan, karena untuk merawat pakaian super istimewa ini bukan masalah yang mudah. Langkah awal, Meilleur Ami Muslimah Bride menganjurkan Ami untuk mengerti jenis bahan gaun pernikahan agar tidak salah dalam merawatnya. Bagaimana caranya?

Chiffon

Chiffon dikenal dengan bahannya yang tipis, transparan, dan memiliki permukaan yang cenderung licin. Nah, rawatlah chiffon berbahan sutera dengan dry clean untuk menjaga pesonanya. Kalau Ami ingin mencuci secara manual, pakailah air hangat dan sabun yang tidak mengandung pemutih. Selain itu, dilarang mengeringkannya dengan mesin atau memeras terlalu kuat, remas-remas ringan saja.

Jika ingin mengeringkannya, jangan sampai terpapar oleh terik matahari langsung. Angin-anginkan saja, atau bisa juga menggunakan uap. Begitu juga saat menyimpan gaun pernikahan berbahan chiffon ini, pilih gantungan tebal atau ber-padding untuk mempertahankan bentuk dan teksturnya.

Organza

Gaun pengantin dengan bahan organza, memiliki tekstur tipis dan lembut. Tapi lebih kaku dan berisi daripada bahan chiffon. Sama-sama terbuat dari sutra, pada dasarnya perawatan bahan organza hampir sama dengan chiffon. Ami jangan sampai melipatnya dalam lemari dan menggantung dengan hanger berbahan besi, karena  tekstur bahan organza yang tipis dan mudah robek.

Baca juga: Tips Memilih Gaun Pernikahan Muslimah Modern

Lace

Lace menjadi salah satu bahan yang banyak dipakai untuk gaun pernikahan. Bahan yang mempunyai tekstur jaring atau sulaman motif floral ini bisa memberi kesan gaun pernikahan yang anggun dan vintage ya. Gaun pernikahan yang menggunakan bahan lace cukup aman dicuci manual dengan tangan. Setelah dicuci, cukup diremas-remas ringan, Ami bisa juga memakai handuk warna putih untuk menyerap airnya. Nah, untuk mengeringkannya, Ami siapkan bidang datar dan rebahkan di atasnya. Selanjutnya, simpan gaun pernikahan berbahan lace ke dalam kotak khusus ya.

Tulle

Karena memiliki bahan yang berlubang-lubang dan mirip jaring, perawatan gaun pernikahan memakai bahan tulle agak berbeda dengan jenis bahan gaun pengantin lainnya. Perlu diingat, tulle tidak memerlukan proses setrika karena membuat bahan akan terbakar. begitu juga dengan mencuci basah tulle pun bakal mengubah karakter bahan menjadi lemas. Cara paling mudah, rawat tulle dengan cara dry clean. Jika terlihat kusut, gaun pengantin cukup digantung karena teksturnya akan rapi kembali.

Baca juga: Memilih Gaun Pengantin Muslimah Sesuai Bentuk Tubuh

Satin

Bahan satin memiliki ciri khas. tekstur yang lembut dan mengkilap. Gaun pernikahan yang menggunakan bahan ini bakal terlihat  mewah sekaligus elegan. Ami bisa mencuci gaun pernikahan berbahan satin dengan manual, kemudian keringkan dengan cara digantung. Ingat, jangan diperas karena bisa membuat kerusakan serat.

Ami bisa setrika bahan satin dengan suhu sedang, kemudian simpan dengan cara digantung. Ada satu tips untuk Ami yang mempunyai gaun pernikahan dari bahan satin duchesse. Sebaiknya jangan mencuci meskipun dengan cara dry clean. Cara tersebut bakal mengubah karakter bahan, misalnya menghilangkan efek mengembang pada ball gown.

Cukup mudah untuk diikuti kan? Semoga gaun pernikahan Ami tetap terjaga meskipun usia pernikahan Ami tidak lagi muda. Selamat mencoba ya.

Spread the love...