Menjaga Hubungan Long Distance Marriage Tetap Awet

Long Distance Marriage 

Long Distance Marriage (LDM) adalah suatu keadaan dimana suami istri terpaksa berjauhan, tidak tinggal dalam satu rumah, karena alasan tertentu. Tapi bukan karena mereka sedang ribut ya.

Rumah tangga keduanya baik baik saja, tapi karena sesuatu hal terpaksa tidak bisa hidup bersama dalam satu bangunan. Pekerjaan menjadi salah satu masalah yang paling sering menjadi alasan suami istri menjalani pernikahan jarak jauh.

Sudah pasti, Pasangan yang menjalani LDM punya tantangan tersendiri. Nah, bagaimana tetap menjaga LDM agar tetap awet? Meilleur Ami Muslimah Bride punya tujuh caranya di bawah ini.

Pajang Foto

Walaupun sepele, tapi ada dua hal penting yang bisa Ami dapat dengan memajang foto pasangan. Pertama, Ami bakal terus menyadari dengan siapa Ami hidup sekarang. Kedua, memajang foto bakal mengurangi godaan baik dari dirimu sendiri maupun dari orang lain. Selain itu, menyimpan foto pasangan ditempat yang terlihat dapat menjaga ingatan dengan terus hidup dalam jiwa. Foto pasangan bisa menjadi pengingat visual jika pasanganmu benar-benar ada dan Ami sangat cinta dengannya.

Curiga Boleh, Tapi…

Biasanya, untuk tahu apa yang dilakukan dan pasanganmu, hal yang bisa dilakukan adalah melihat bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan gaya bicaranya. Nah, untuk pasangan LDM, jika hanya bisa komunikasi lewat Whatsapp atau telepon, sudah pasti susah untuk tahu apa yang dilakukan pasangan. Itulah kenapa Ami dilarang mudah curiga dengan pasangan. Kalau Ami tidak bisa menahan diri dari curiga berlebih, hubungan kalian berdua hanya akan diisi dengan keributan.

Kencan Digital

Teknologi sudah semakin canggih, Ami bisa membuat jadwal video call dengan pasangan. Kalian bisa saling mengecek keadaan masing-masing. Tidak hanya sekedar kencan biasa, video call juga bisa menjadi agenda pillow talk Ami dan pasangan sebelum tidur.

Aktivitas Seperti Biasa

Hubungan jarak jauh sering membuat kebiasaan menjadi berubah dan berbeda. Kalau biasanya setiap pagi, Ami menyiapkan sarapan untuk pasangan. Karena LDM, tidak ada lagi yang dibuatkan sarapan. Hal itu lantas membuat Ami sedih. Tidak perlu seperti itu, Ami bisa melakukan rutinitas yang sama kok. Bedanya, Ami hanya perlu mengingatkan pasangan agar jangan lupa makan. Lakukan hal yang sederhana saja, ingatkan menu sarapan yang sehat. Mudah kan?

Baca juga: Boleh & Jangan Dilakukan Saat Long Distance Marriage

Jaga Urusan Internal

Konsultasi soal masalah rumah tangga itu sebenarnya bagus. Tapi jika salah menemukan partner konsultasi, justru membuat Ami melampiaskan masalah, sedih, menangis, bahkan frustasi. Apalagi Ami sampai membandingkan rumah tangga orang lain. Ami, tidak ada satu orang pun yang benar-benar memahami permasalahan hubunganmu selain Ami dan pasangan. Orang lain boleh memberi nasihat dan saran, Ami cukup ambil hal positif yang perlu saja.

Kesepakatan Hidup

Diskusikan seberapa sering Ami mengobrol dengan pasangan. Apa saja tujuan kalian bersama, seperti punya rumah sendiri, anak, pekerjaan, investasi dan banyak lainya. Jangan lupakan untuk membahas seberapa sering Ami dan pasangan saling mengunjungi.

Kapan Berakhir

Pastikan kalian berdua punya pandangan kapan akan bersatu kembali. Mungkin ketika Ami melahirkan dan punya anak. Bisa juga ketika modal sudah cukup dan salah satu pasangan mendirikan usaha sendiri. Bahkan, saat rumah yang telah selesai dibangun sudah siap pakai. Nah, dengan pandangan seperti itu, Ami bakal menjalani hubungan pernikahan jarak jauh dengan semangat karena ada tujuan yang mau diraih.

Jangan lekas kecewa saat Ami dan pasangan harus dipisahkan karena Long Distance Marriage. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga pernikahan jarak jauh ini tetap awet. For anything worth having one must pay the price; and the price is always work, patience, love, self-sacrifice.

Spread the love...