Lebih Kuat Menjalani Long Distance Marriage 

Long Distance Marriage

Mungkin, Ami dan suami tidak seberuntung seperti pasangan lainnya yang bisa tinggal bersama dalam satu rumah. Saat menjalani Long Distance Marriage (LDM), mau tidak mau, Ami harus bisa melewatinya dengan baik sambil berusaha untuk dapat berkumpul kembali suatu saat nanti.

Manisnya hidup setelah pernikahan pun harus dibarengi dengan ketabahan agar rindu yang dimiliki bisa berbuah manis di masa depan. Tapi Meilleur Ami Muslimah Bride yakin, dengan menjalani beberapa hal ini, Ami bisa semakin kuat menjalani LDM.

Tahu Tujuan

Saat pacaran dulu, Ami dan pasangan pasti mempunyai tujuan untuk menikah. Setelah sekarang tujuan itu sudah tercapai, jadikanlah tujuan tersebut untuk menguatkan kalian saat merasa berat menjalani pernikahan jarak jauh.

Kurangi Beban Suami

Jauh dari orang yang dicintai pasti merasa hidup terasa berat sekali. Hal itu sering kali menjadi beban saat menjalani LDM.  Ditambah lagi beban pekerjaan yang cukup berat. Oleh karena itu, Ami mencoba sebisa mungkin menyelesaikan berbagai masalah sendiri di sini. Tahan emosi dan menarik napas dalam-dalam sampai tenang. Bercerita kepada pasangan dengan keadaan emosi tinggi malah akan membuat keadaan semakin kacau. Bisa jadi, Ami makin tambah emosi karena pasangan juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Pilih Pergaulan

“Kok tahan ya berjauhan dengan suami, saya sih gak terbayang deh, memikirkan dia sedang apa di sana sama siapa?”. Mendengar pertanyaan seperti itu, Ami yang awalnya selalu berpikir positif, malah jadi cerewet bertanya pada pasangan dirinya sedang apa dan dengan siapa. Jadi kalau ada orang lain yang berpikir aneh-aneh, biarkan dia sibuk dengan pikirannya sendiri.

Tidak hanya orang lain, Ami juga harus berhati-hati kalau ingin berkomentar tentang kehidupan orang lain, karena pertanyaan iseng dan sepele bisa berdampak besar pada orang yang mendengarnya. Selain itu, ada baiknya Ami lebih selektif dalam mencari teman bergaul agar bisa menghindar dari orang-orang yang membawa aura negatif dan membuat sedih, marah, atau kecewa.

Baca juga: Menjaga Hubungan Long Distance Marriage Tetap Awet

Teman Senasib

Jika Ami senang berkumpul, cobalah mencari teman-teman yang juga sedang menjalani LDM. Hal tersebut membuat Ami tidak merasa sendirian. Ami bisa saling bercerita dengan teman-teman senasib.

Atur Keuangan

Dengan hidup terpisah beda kota bahkan negara, pasti kebutuhan keluarga mejadi dua kali lipat. Istilahnya dua dapur. Belum lagi ada biaya tambahan yaitu ongkos transportasi pulang pergi untuk bertemu secara rutin. Nah, aturlah uang dengan bijaksana. Ami bisa memotong pengeluaran untuk jajan atau makan di luar. Kalau itu semua dilakukan, masalah keuangan pasti bisa teratasi.

Pasrah dan Ikhlas

Mudahi memang bicara ikhlas dan pasrah, yang susah adalah prakteknya. Tapi memang ini kunci utama keberhasilan LDM. Kalau hati Ami belum pasrah dan ikhlas, pasti hidup akan selalu tidak tenang. Ami tidak bisa fokus dalam beraktivas. Pasrah dan ikhlaskan bahwa Ami sementara harus terpisah jarak dengan pasangan. Enjoy your life!

Terkadang memang kondisi yang membuat Ami tidak memiliki pilihan. Percayalah akan ada sesuatu yang manis untuk dipetik suatu hari nanti.

Spread the love...