Jurus-jurus Asyik Unggah Foto di Instagram Dari Lamaran Sampai Bulan Madu

resepsi pernikahan outdoor

Keseruan momen pernikahan yang dimulai dari proses lamaran, resepsi sampai bulan madu memang sesuatu yang spesial dan tidak bisa dilupakan ya. Rasanya momen-memen tersebut ingin sekali dibagikan di akun media sosial Ami dan pasangan.

Tunggu dlu, tidak asal unggah, ternyata ada jurus-jurus asyik untuk mengunggah foto-foto pernikahan di media sosial.

1. Foto Lamaran
Saat pengumuman lamaran dilakukan di media sosial, ada beberapa jurus yang bisa dicoba:

a. Jangan Foto Cincin Saja

Boleh saja pamer foto cincin tunangan, tapi ingat, itu bakal bikin orang jadi bertanya-tanya, siapa yang sudah memberikan cincinnya ke Ami. Selain cicin, lebih baik foto juga momen romantis saat pasanganmu menyematkan cincin tersebut ke jari Ami.

b. Tulis Caption dengan Bijak

Unggah foto, sudah. Tinggal menulis keterangannya. Pilih kalimat dengan hati-hati, jangan sampai terbaca begitu norak atau cheesy, bahkan lebay. Pilih saja kalimat ringan dan menyatakan rasa senang, seperti “Yeay! Akhirnya…’”atau ‘This is it!”

2. Foto Periode Waktu Jelang Resepsi
Tidak ada salahnya mengunggah foto yang mengabadikan hari-demi-hari menjelang resepsi, tapi ingat, follower-mu tidak semuanya merasa perlu tahu ‘detik-detik’ persiapan pernikahan Ami. Ini jurus asyiknya:

a. Jangan Terlalu Detail

Jangan membagikan foto-foto tentang pernak-pernik pernikahanmu dengan terlalu detail. Memang semua mempelai ingin mereka terlihat sempurna di hari pernikahannya. Tapi dengan menggunggah foto terlalu detail, acara pernikahan Ami tidak lagi menjadi menarik untuk teman-temanmu.

b. Mengganggu

Silahkan saja unggah gaun pernikahan Ami, tapi jangan bagikan berbagai macam jenis gaun pilihannya. Hal itu terlalu ‘menganggu’ untuk follower-mu yang tidak mengerti tentang bagaimana bagusnya gaun pernikahan.

3. Foto Resepsi Permikahan
Hari resepsi memang hari yang paling spesial, meriah dan seru. Tapi tentu ada batasan-batasan untuk itu. Nah, berikut jurus unggah foto-foto resepsi pernikahan:

a. Timeline Penuh

Unggah serunya foto-foto resepsi memang menyenangkan. Ami juga harus mengerti kalau tidak semua orang ingin lihat puluhan foto dan timeline Instagram mereka jadi penuh foto-foto pernikahan orang yang belum tentu mereka kenal baik.

b.Tidak Perlu Semua Direkam

Jika Ami sebagai tamu undangan, tidak perlu merekam semua momen-momen yang terjadi, apalagi saat momen sakral ijab-qobul. Apakah Ami sebagai tamu memang ingin menontonnya lagi di lain hari? Turunkan ponsel dan ikuti acaranya dengan baik.

4. Foto Bulan Madu 
Pastinya saja tidak semua momen harus diunggah ke akun Instagram-mu. Pilah pilih yang terlihat paling. Selain itu, jangan terlalu sering unggah foto berdua, tapi cukup pilih beberapa foto seru kemesraan Ami dan pasangan saja. Hal tersebut cukup membuat teman-temanmu jadi kebelet menikah.

Tidak susah kan? Selamat mencoba jurus-jurus asyiknya, Ami!

Spread the love...