Jurus Bernegosiasi dengan Vendor Pernikahan

vendor pernikahan

Setelah Ami dan pasangan sudah mendapatkan vendor pernikahan dan berkomunikasi dengan mereka, biasanya vendor tersebut akan memberikani berbagai referensi yang bisa disarankan untuk merancang pernikahan Ami dan pasangan nantinya.

Untuk menghindari tagihan biaya yang membengkak dan diluar perkiraan, Ami dan pasangan perlu bernegosiasi dengan vendor untuk mendapatkan harga terbaik.

Demi mewujudkan resepsi pernikahan impian Ami dan pasangan, Meilleur Ami Muslimah Bride bakal bocorkan tujuh jurus dalam bernegosiasi dengan vendor pernikahan untuk mencapai kesepakatan bersama.

Riset

Tidak ada satu pun vendor yang sama. Jadi Ami dan pasangan bisa mencari tahu  lebih dulu tentang vendor-vendor yang bakal dipakai untuk membandingkan harga dan disesuaikan dengan kebutuhan Ami.
Tidak ada salahnya Anda membandingkan jasa vendor satu dengan vendor lainnya. Kebiasaan untuk membandingkan beberapa vendor pernikahan bisa memberikan Ami informasi tentang jasa atau produk dengan harganya masing-masing. Tapi, jangan kebanyakan nanti malah pusing.

Ketika Ami memilih suatu vendor pernikahan dan merasa keberatan dengan harga yang ditawarkan, coba untuk melakukan negosiasi. Ami mungkin memang membutuhkan jasa vendor pernikahan, tapi bukan berarti rancangan biaya yang sudah disusun harus berantakan hanya karena menyesuaikan dengan tawaran dari vendor pernikahan itu sendiri.

Terbuka Soal Biaya

Berapa biaya yang ideal untuk menggelar resepsi pernikahan? Jawabannya sangat relatif. Tapi vendor pernikahan biasanya bisa melakukan penyesuaian dengan biaya yang Ami dan pasangan miliki. Ingat, terbuka soal biaya pernikahan yang Ami siapkan untuk menggelar resepsi pernikahan bukanlah sebuah sesuatu yang memalukan. Hal tersebut justru akan membantu Ami dan vendor untuk dapat mencapai kesepakatan dan tidak ada yang merasa dirugikan demi tetap mewujudkan resepsi pernikahan impian.

Bertanya Diskon

Ami harus berani bertanya terutama ketika menyangkut urusan diskon. Jika Ami ingin menghemat biaya pernikahan, tapi tetap ingin menggunakan jasa vendor pernikahan yang udah dipilih dan menjadi angan-angan, komunikasikan dengan baik. Tanyakan dengan sopan tentang ada tidaknya diskon atau promosi  yang sedang diberikan oleh vendor tersebut. Biasakan bertanya dengan sopan untuk mendapatkan kesepakatan yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

Baca juga: Strategi Memilih Vendor di Pameran Pernikahan

 Saling Menghargai

Ada juga cara terbaik untuk menawar harga yang lebih rendah dari harga yang diajukan pihak vendor pernikahan, yaitu dengan membandingkan harganya dengan vendor pernikahan lainnya dulu. Sebaiknya Ami perhatikan dulu portofolio, patokan harga, kualitas, dan reputasi yang dimiliki vendor pernikahan Ami dan pasangan pilih. Karena semakin bagus kualitas vendor tentunya harganya lebih tinggi. Jadi jangan sampai terlalu “sadis” menawar sampai membuat pihak vendor tersebut sangat direndahkan, dan Ami malu sendiri.

Perhatikan Waktu

Jika Ami dan pasangan memilih vendor di saat order pernikahan meningkat, yang terjadi adalah harga jasanya pasti bakal semakin mahal. Sebaliknya, jika memilih vendor saat sedang low season, di tanggal yang tidak terlalu diminati orang untuk punya hajat pernikahan, biasanya vendor tidak sungkan untuk memberikan diskon khusus bagi pasangan calon pengantin. Memilih waktu yang tepat juga berguna untuk melakukan negosiasi dengan para pihak vendor pernikahan. Sebuah keuntungan tersendiri kan untuk Ami dan pasangan.

Bayar Lunas

Ketika Ami dan pasangan sudah mencapai kesepakatan harga  dan sama-sama menguntungkan. Bayarlah semua tagihan dalam kondisi lunas. Tapi, jika memang perlu waktu untuk pelunasan, jangan berlama-lama untuk melunasinya. Hal tersebut juga sebagai kode pada vendor pernikahan kalau Ami bersungguh-sungguh mengharapkan jasa mereka dan serius dalam menggelar pernikahan. Sebaliknya, jika terlalu lama dalam urusan pembayaran, vendor pun bakal memandang Ami dan pasangan tidak punya itikad baik dalam berbisnis.

Cari yang Lain

Ketika Ami dan pasangan sudah berusaha maksimal  untuk bernegosiasi dan menyadari kalau penawaran harga pihak vendor pernikahan di luar rencana dan jangkauan biaya yang sudah disiapkan, jangan paksakan kehendak Ami untuk tetap menggunakan jasa vendor tersebut.  Jangan tergantung pada satu pihak vendor saja, siapkan vendor cadangan yang dirasa sesuai dengan budget dan keinginan. Dan  yang bersedia mencarikan solusi dan mencapai kesepakatan bersama.

Pada dasarnya, kesepakatan yang baik adalah mendapatkan solusi yang saling menguntungkan kedua pihak, yaitu Ami dan vendor pernikahan. Semua pihak menang, semua pihak mendapat apa yang menjadi haknya, dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan dengan kesepakatan tersebut.

Spread the love...