Boleh & Jangan Dilakukan Saat Long Distance Marriage

Long Distance Marriage

Hubungan jarak jauh tidak hanya bisa dialami oleh pasangan yang pacaran saja, banyak juga pasangan menikah yang menjalani hubungan jarak jauh karena berbagai kondisi. Menjalani pernikahan jarak jauh alias Long Distance Marriage (LDM) ini bukannya tanpa resiko. Tapi kendala dalam LDM bisa diatasi kalau menjalani pernikahan dilandasi dengan kepercayaan dan komitmen.

Berikut hal-hal yang boleh dan jangan dilakukan saat menjalani LDM ala Meilleur Ami Muslimah Bride.

Boleh Dilakukan:

Komunikasi 

Komunikasi menjadi salah satu pondasi penting dalam setiap hubungan, apalagi saat menjalani LDM. Sesibuk apapun Ami dan pasangan, ada baiknya luangkan waktu untuk berkomunikasi. Ingat, banyak pasangan yang tidak berusaha saling mencari satu sama lain yang bisa membuat hubungan semakin terasa jauh. Manfaatkan kecanggihan teknologi sekarang ini. Ami mengobrol dan bertatap muka denga pasangan lewat video call. Hal tersebut bisa menjadi obat rindu kalian berdua kan.

Kepercayaan

Hal utama yang harus dibangun adalah kepercayaan. Ketika bisa saling percaya, maka perasaan cinta dan perhatian bisa semakin lebih dalam.

Jaga Keintiman 

Masalah jarak dan intensitas pertemuan yang kurang memang membuat hubungan suami dan istri bisa terganggu. Nah, biar hubungan LDM tetap intim, bisa dilakukan dengan cara memaksimalkan quality time Ami dan pasangan ketika saling bertemu. Jangan sampai ketika sudah bertemu, kalian justru main gadget sendiri. Sementara, batalkan semua janji dan fokus menghabiskan waktu bersama.

Berikan Hadiah 

Tidak perlu sesuatu yang mahal, Ami bisa bertukar hadiah seperti baju, buku, atau bahkan makanan. Walaupun sederhana, cara ini membuat kalian berdua bisa semakin dekat dan terkoneksi.

Jangan Dilakukan: 

Terlalu Sering Menelepon 

Walaupun ingin selalu bisa berhubungan, tapi tetap ada batasannya. Usahakan jangan terlalu sering menelepon, apalagi kalau Ami atau pasangan memiliki pekerjaan yang sangat sibuk. Hal tersebut bisa mengganggu. Awalnya ingin tetap terjaga komunikasinya, malah berakhir dengan pertengkaran.

Baca juga: Persiapan Pernikahan Pasangan Long Distance Marriage

Cerita ke Lawan Jenis 

Jangan bercerita tentang masalah rumah tangga kepada lawan jenis. Ingat, ketika Ami bercerita kepada lawan jenis, hal ini bisa merupakan tahap awal terjadinya perselingkuhan. Mungkin pada awalnya Ami atau pasangan hanya sekedar bercerita tentang masalah yang dialami, tapi karena merasa kesepian dan hanya dia yang bisa diajak ngobrol, maka benih-benih cinta bisa saja tumbuh. Bahaya!

Cemburu 

Tidak ada salahnya cemburu, tapi untuk mencemburui pasangan sebaiknya ada aturannya. Jangan sampai ketika pasangan tidak membalas pesan singkat dengan cepat atau tidak mengangkat telepon, Ami jadi berpikir yang macam-macam. Ami, kesalahan terbesar pelaku LDM adalah terlalu terobsesi dengan hal-hal yang dikerjakan pasangan. Sebaiknya, LDM dijalani dengan santai dan saling terbuka alias tidak ada hal-hal yang disembunyikan.

Sering Mengeluh

Mengeluh boleh saja, namun jangan sampai membuat Ami dan pasangan jadi seperti orang yang tidak bisa bertahan karena LDM dengan menyalahkan keadaan. Ketika percaya, memiliki cinta kasih dan perhatian, maka hubungan bisa menjadi lebih ikhlas.

Adakalanya Ami pasti mengalami sedih dan kesepian, tapi kembali lagi, Ami juga harus sadar jika Long Distance Marriage atau LDM adalah keadaan yang harus dijalani. Yakin saja, semua akan indah pada waktunya.

Spread the love...