Aku Memilih untuk Menikah Muda

Aku Memilih untuk Menikah Muda

Menikah adalah salah satu keputusan besar dalam kehidupan manusia. Memutuskan untuk menikah memerlukan pertimbangan panjang dan keyakinan kuat. Bagaimana tidak? Pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang yang saling cinta saja, tapi juga dua keluarga yang tidak saling mengenal sebelumnya.

Kapan waktu yang tepat untuk menikah? Menikah di usia muda dan tua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak ada salahnya menikah di usia muda jika memang sepasang kekasih masing-masing sudah dapat bersikap dewasa.

Seperti yang diungkapkan oleh teman kita Varif Alvalah. Menurutnya, setiap orang punya waktunya masing-masing untuk memutuskan kapan untuk menikah dengan pria yang dicintainya. Keajaiban pun datang, ketika wanita yang akrab disapa Veve ini meluruskan niat untuk menikah, Allah memberikan waktu untuk menikah diumur yang sekarang ini.

Aku Memilih untuk Menikah Muda

Diakuinya, memang ada target hidup yang belum sempat tercapai. Beruntungnya, pasangan Veve berkomitmen untuk mendukung untuk mewujudkan beberapa target itu. Pastinya ini menjadi salah satu nilai positif bagi orang yang menikah muda. Memutuskan untuk menikah muda tentunya bukan perkara mudah, butuh pemikiran yang lebih matang. Nah, dalam mendukung persiapannya yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri, ada beberapa hal yang mulai dilakukan Veve.

Wanita berjilbab kelahiran 24 Oktober ini mulai membaca buku yang bertema rumah tangga. Selain itu, dirinya juga mengikuti akun Instagram yang berkaitan dengan keuangan rumah tangga. Menurutnya, hal itu lebih berfaedah saat sedang ber-media soasial-ria.

Aku Memilih untuk Menikah Muda

Setelah resmi menikah nanti, Veve bakal menjalani long distance married, dikarenakan pasangannya bekerja di Kalimantan, sedangkan dia berada di Jakarta. Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini pun mengakui, jika hal tersebut menjadi ujian yang harus benar-benar disiapkan untuk mereka berdua. Dia mengatakan kehidupan dan perencanaan berumah tangga ketika satu atap atau dua atap itu berbeda.

Sementara itu, untuk mewujudkan gaun diimpikan untuk pemotretan prewedding, Veve menyerahkannya kepada Meilleur Ami Muslimah Bride. Diakuinya, gaun yang didesain oleh Meilleur Ami sangat elegan dan kekinian sekali. Begitu juga dengan ketersediaan warna gaunnya.

Begitu pula dengan make up yang sudah dikerjakan. Veve mengaku sangat suka dengan hasilnya, soft makeup look tapi bold. Terlihat berbeda, tapi tidak aneh, melainkan sesuatu yang tidak banyak dilakukan perias pengantin lain tapi tetap terlihat cantik.

Veve juga memuji cara kerja tim Meilleur Ami yang cukup komunikatif, informatif dan sabar membantu dalam mewujudkan konsep gaun prewedding dia mau.

Jadi, jika sudah merasa cocok, mengapa takut untuk menikah?

 

 

Spread the love...