5 Cara Menentukan Daftar Tamu Undangan Pernikahan

5 Cara Menentukan Daftar Tamu Undangan Pernikahan

Menentukan daftar tamu undangan tidak semudah yang dipikirkan. Hal ini lumayan membuat pusing sekaligus tersulit dalam merencanakan resepsi pernikahan. Jumlah tamu undangan pastinya bakal berpengaruh terhadap kebutuhan resepsi, seperti tempat, katering, dan suvenir.

Menyusun daftar tamu undangan akan bertambah berkali lipat sulitnya, jika Ami dan pasangan termasuk tipe pengantin yang punya banyak lingkaran pertemanan. Siapa saja di antara teman-teman yang perlu diundang, bagaimana jika mereka kecewa karena tidak masuk dalam daftar tamu undangan. Pikiran-pikiran tersebut akan selalu terbayang saat menyusun daftar tamu undangan. Sementara itu, Ami pasti ingin semua teman bisa datang dan ikut merayakan hari pernikahanmu.

Nah, Meilleur Ami Muslimah Bride akan membantu Ami dan pasangan dalam menyusun daftar tamu undangan, berikut caranya.

Perlu Diundang

Memang agak rumit, mengingat, setiap orang yang dikenal tentu memiliki kedekatan yang berbeda-beda. Ami bisa memulainya dengan mencantumkan seluruh daftar keluarga dalam tamu undangan. Ingat, jangan sampai ada yang terlewat, karena ini adalah keluarga. Ami pun bisa minta bantuan orangtua demi mempermudah proses pendataan anggota keluarga yang perlu diundang. Setelah itu, baru lanjutkan pada teman terdekat atau sahabat. Pastinya mereka  harus ada di hari bersejarahmu. Benar kan?

Lingkaran Pertemanan 

Disadari atau tidak, teman-teman yang Ami miliki terbagi dalam lingkaran pertemanan tertentu. Misalnya teman kantor, teman kuliah, teman sekolah, atau bahkan teman komunitas. Jika sudah terdata, Ami bisa mulai menentukan siapa saja yang perlu diundang dengan mengelompokkan mereka sesuai dengan kedekatan hubungan. Selanjutnya, coret nama-nama atau beberapa kelompok pertemanan yang tidak terlalu dekat denganmu.

Baca juga: 8 Strategi Jitu Menghemat Biaya Resepsi Pernikahan

Lima Tahun, ­Lima Menit

Ada beberapa trik yang bisa Ami dan pasangan pakai untuk menentukan siapa orang yang perlu diundang. Sebaiknya tak perlu mengundang orang yang dalam lima tahun terakhir sudah tidak lagi berhubungan denganmu, baik itu menelpon, lewat pesan singkat, atau bertemu. Tidak hanya itu saja, Ami pun bisa gunakan aturan “lima menit” saat mencoret daftar tamu undangan. Coba bayangkan Ami saat menghabiskan lima menit penuh dengan calon tamu undangan. Kalau sekiranya dalam waktu singkat itu akan terasa canggung, Ami boleh mencoret nama tersebut dari daftar tamu undangan.

Biaya yang Disiapkan

Biaya yang sudah disiapkan juga akan menentukan berapa banyak tamu yang bisa diundang. Semakin banyak jumlah tamu undangan, semakin banyak biaya yang perlu disiapkan. Nah, dengan mengetahui biaya yang Ami siapkan, bisa lebih mudah dalam menentukan daftar tamu undangan. Tapi perlu diingat, jangan sampai Ami berpikir untuk mengundang tamu sebanyak-banyaknya, dengan harapan mereka bakal memberikan “amplop” yang bisa menutup biaya pernikahan alias balik modal.

Baca juga: 7 Kebutuhan Utama Dalam Resepsi Pernikahan

Teman Tak Diundang

Jika Ami dan pasangan memang berniat membatasi tamu undangan, hal ini adalah resiko yang harus diterima. Mungkin Ami dan pasangan harus rela mendapat nyinyiran dari teman-teman yang tidak menerima undangan pernikahan. Cobalah untuk meminta maaf di awal dengan menyampaikan alasan mengenai jumlah tamu yang terbatas. Jika itu tidak cukup membuat mereka puas, Ami bisa pakai jurus cuek. Biarkan nyinyiran tersebut lupa dengan sendirinya.

Selamat mencoba, Ami!

 

Spread the love...